Advertisement

Subscribe Us

Hari ulang tahun

Haii
Apa kabarmu?
Aku sengaja menulis ini pada malam hari
Karena tepat diakhir tahun,
Iya, di hari ini
31 desember
Engkau lahir
Katamu, kamu lahir pukul jam 9 malam
Aku juga ingat,
Kamu pernah bilang
Bahwa
"Aku tidak sabar melihat bunga api, kumpulnya orang - orang yang merayakan tahun baru. Makanya aku keburu lahir".
Hingga kita menggelak tawa akhirnya.

Heii, apa rasamu sama seperti rasaku?
Air mataku suka menetes jika merindukanmu
Mengingat memorian kita dimasalalu
Kita suka bareng - bareng
Ngelakuin hal bodoh bareng - bareng
Dan kau tau
Cuma kamu yang paham tentang jenaka yang aku ciptakan
Cuma kamu yang mampu tertawa hingga terbahak karena celotehan ku yang tak jelas

Heii, kenapa kita hancur lebur hanya karena kesalah pahaman?
Ketika keegoisan melanda diri
Aku tidak pernah melihat kita yang se egois ini
Hingga denyut nadi semakin berdegup kencang kini kian sungguh melambat
Separah itu? Sebuah goresan luka?
Hingga tak mampu memaafkan dan tak bisa mengembalikan kita?
Secepat itu sajakah kebersama kita?
Apakah kau samakan dengan kaca yang retak?
Dengan alasan, pisaumu terlalu tajam untuk kertasku yang begitu tipis

Tolong, tolong aku gak bisa
Aku tidak bisa di keadaan yang seperti ini
Aku rindu kita
Aku rindu kita
Aku rindu kita


Heii, meski tak tahu kapan kau akan berdamai dengan hatimu
Agar mampu menerima aku dan dia kembali
Disimu
Aku ingin kita yang dulu
Aku hanya ingin kita dulu

Terbukalah hatimu
Terima jiwamu yang baru
Maafkan semua kesalahan dimasalalu
Bagaimana pun, dia pernah ada disaat paling terendamu,
Juga bahagiamu

Heii,
Bahagia selalu
Bahagia selalu
Doa baikku selalu ku titipkan untukmu
Selalu
Sehat terus yaaa. 

You Might Also Like

0 Comments

Top Categories